|

Puting Beliung Mengamuk Di Sumenep, Permukiman Warga Rusak Parah

Bagikan

​Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang sejumlah dusun di Kecamatan Pragaan dan Bluto, Kabupaten Sumenep, pada Minggu (1/2) siang.​

Puting Beliung Mengamuk Di Sumenep, Permukiman Warga Rusak Parah

Bencana alam ini mengakibatkan puluhan rumah mengalami kerusakan, mulai dari kategori sedang hingga berat. Tim tanggap bencana dan BPBD Kabupaten Sumenep hingga kini masih terus bekerja keras melakukan monitoring dan pendataan menyeluruh terhadap dampak yang ditimbulkan, sekaligus memberikan bantuan awal kepada para korban.

Nikmati rangkuman berita dan informasi terpercaya lainnya yang bisa menambah wawasan Anda di .

Amukan Angin Puting Beliung, Bencana Mendadak Di Sumenep

Minggu siang yang seharusnya tenang di Sumenep tiba-tiba berubah mencekam. Angin puting beliung datang tanpa peringatan, bergerak cepat dan menghantam beberapa dusun di Kecamatan Pragaan dan Bluto. Kecepatan angin yang luar biasa dahsyat ini membuat warga tidak memiliki banyak waktu untuk menyelamatkan diri atau harta benda.

“Angin puting beliung dan hujan deras banyak rumah rusak sedang dan rusak berat,” kata Horri, seorang warga Pragaan yang menjadi saksi mata kejadian nahas tersebut. Kesaksian Horri menggambarkan betapa dahsyatnya kekuatan alam yang menerjang permukiman mereka, meninggalkan kerusakan parah di banyak bangunan.

Hujan deras yang menyertai angin puting beliung semakin memperparah kondisi. Kombinasi kedua fenomena alam ini tidak hanya merusak struktur bangunan, tetapi juga menyebabkan kepanikan dan ketakutan mendalam di kalangan masyarakat. Banyak warga terkejut dan tidak menyangka akan menghadapi bencana secepat dan sedahsyat itu.

Detik-Detik Menegangkan, Warga Panik Dan Histeris

Menurut Horri, kejadiannya berlangsung sangat cepat, hanya dalam hitungan menit. Kecepatan angin yang luar biasa membuat warga histeris dan panik menyaksikan rumah mereka porak poranda disapu angin puting beliung. Mereka hanya bisa pasrah melihat properti yang dibangun dengan susah payah rusak di depan mata.

“Warga banyak yang histeris keluar rumah panik karena anginnya sangat kuat dan hujan deras,” lanjut Horri. Teriakan dan tangisan warga mewarnai suasana mencekam saat angin kencang melanda, memicu kekhawatiran akan keselamatan diri dan anggota keluarga, terutama anak-anak kecil.

Kepanikan tersebut juga disebabkan oleh ketidakpastian akan arah dan kekuatan angin yang terus berputar. Momen-momen tersebut terasa sangat panjang dan menakutkan bagi para korban, meninggalkan trauma mendalam bagi mereka yang menyaksikan langsung amukan puting beliung.

Baca Juga: Warga Geram! Bau RDF Rorotan Terus Menyengat, Ancaman Gugatan Menguat

Sebaran Kerusakan, Karduluk Menjadi Titik Terparah

Sebaran Kerusakan, Karduluk Menjadi Titik Terparah

Data awal menunjukkan bahwa jumlah rumah rusak paling banyak terpusat di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan. Enam dusun di desa ini mengalami dampak terparah, yakni Rengperreng, Dunggaddung, Somangkaan, Moralas, Palalangan, dan Berruh. Dusun-dusun ini menjadi saksi bisu amukan puting beliung.

Tidak hanya rumah, angin puting beliung juga menyebabkan banyak pohon tumbang di berbagai lokasi. Selain di Karduluk Kecamatan Pragaan, laporan kerusakan dan pohon tumbang juga datang dari wilayah Pekandangan Tengah Kecamatan Bluto, Sumenep, menambah daftar kerugian infrastruktur dan lingkungan.

Tim BPBD Kabupaten Sumenep segera turun ke lapangan untuk melakukan pendataan dan asesmen kerusakan. “Tim masih di lapangan melakukan asesmen,” kata Taufik, Kepala Bidang Kebencanaan BPBD Sumenep. Proses pendataan ini krusial untuk menentukan skala bantuan dan pemulihan yang diperlukan bagi para korban.

Penanganan Pasca Bencana, Asa Pemulihan Bagi Korban

Respon cepat dari tim tanggap bencana dan BPBD Kabupaten Sumenep sangat membantu dalam penanganan awal. Mereka berkoordinasi untuk memetakan area terdampak, mendata kerusakan, dan menyediakan bantuan darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan parah.

Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga, mendistribusikan bantuan dasar seperti terpal atau bahan makanan, serta melakukan upaya pembersihan puing-puing. Tahap selanjutnya adalah proses asesmen lebih lanjut untuk menghitung kerugian materiil dan merencanakan langkah rehabilitasi serta rekonstruksi.

Semoga para korban puting beliung di Sumenep diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, akan sangat berarti untuk mempercepat proses pemulihan dan membantu warga bangkit kembali dari dampak bencana.

Selalu ikuti berita terbaru mengenai serta ragam informasi menarik yang memperluas wawasan.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari surabaya.kompas.com

Similar Posts