Ribuan Tower BTS Aceh Lumpuh Pasca-Banjir! Sinyal Hilang, Akankah Kembali Normal?

Bagikan

Banjir Aceh menghancurkan ribuan tower BTS, membuat sinyal hilang dan menimbulkan kekhawatiran kapan jaringan kembali normal.

Ribuan Tower BTS Aceh Lumpuh Pasca-Banjir! Sinyal Hilang, Akankah Kembali Normal?

Banjir bandang dan longsor di Aceh sejak November 2025 menghancurkan infrastruktur komunikasi. Ribuan BTS terdampak, ratusan masih mati, menimbulkan kekhawatiran putusnya akses informasi bagi masyarakat. Tantangan pemulihan dan waktu pemulihan sinyal masih menjadi pertanyaan.

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Investigasi Indo.

Ratusan BTS di Aceh Masih Lumpuh Pascabencana

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan bahwa sebanyak 452 menara BTS di Aceh masih belum pulih total. Angka ini merupakan sisa dari total 3.735 BTS yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi sejak 26 November 2025.

Secara keseluruhan, sekitar 87,89 persen atau 3.283 BTS di wilayah tersebut sudah berhasil dipulihkan dan beroperasi kembali. Namun, 452 BTS yang tersisa, atau sekitar 12,10 persen, masih memerlukan perbaikan atau jalur akses yang belum bisa ditembus oleh tim teknis di lapangan.

​Meutya Hafid menjelaskan bahwa kendala utama pemulihan ini adalah ketersediaan aliran listrik yang stabil.​ Banyak BTS yang sudah diperbaiki secara fisik namun belum bisa beroperasi karena pasokan listrik yang belum memadai.

Kendala Pemulihan, Listrik Dan Akses Sulit

Meutya Hafid menyebutkan beberapa daerah di Aceh yang masih menghadapi tantangan besar dalam pemulihan BTS pasca-bencana. Daerah-daerah seperti Bener Meriah, Takengon, dan Aceh Tamiang menjadi fokus perhatian pemerintah karena masih banyak BTS yang belum aktif dan berdampak pada akses komunikasi masyarakat.

Ketersediaan jaringan listrik yang stabil menjadi prasyarat utama agar BTS yang telah dipulihkan dapat beroperasi kembali secara normal. Tanpa pasokan listrik yang memadai dan terus-menerus, menara-menara ini tidak dapat berfungsi, meskipun komponen fisiknya telah diperbaiki sepenuhnya oleh tim teknis.

Untuk mengatasi masalah ini, Menkomdigi telah meminta seluruh operator telekomunikasi terkait untuk mengirimkan lebih banyak genset ke lokasi-lokasi terdampak. Genset menjadi solusi sementara dan penting untuk memastikan operasional BTS tetap berjalan hingga pasokan listrik utama kembali stabil sepenuhnya.

Baca Juga: Diguyur Hujan Lebat, Buleleng Diterjang Banjir & Pohon Tumbang

Kontras Dengan Wilayah Sumatera Lainnya

Ribuan Tower BTS Aceh Lumpuh Pasca-Banjir! Sinyal Hilang, Akankah Kembali Normal?

Situasi pemulihan BTS di Aceh sangat kontras dengan perkembangan di wilayah Sumatera lainnya, khususnya Sumatera Utara dan Sumatera Barat, yang menunjukkan kemajuan signifikan. Pemulihan di kedua provinsi ini jauh lebih baik dan hampir tuntas.

Di Sumatera Utara, total 4.360 BTS telah dipulihkan, mencapai 98,71 persen dari keseluruhan yang terdampak. Angka ini menunjukkan efisiensi dan kecepatan penanganan yang luar biasa dalam mengembalikan konektivitas di wilayah tersebut.

Sementara itu, di Sumatera Barat, pemulihan mencapai 99,73 persen, dengan 1.121 BTS berhasil diaktifkan kembali. Persentase yang sangat tinggi ini menandakan bahwa sebagian besar infrastruktur komunikasi di Sumbar telah berfungsi normal.

Upaya Percepatan Pemulihan Dan Harapan Sinyal Kembali

Menkomdigi terus mendorong seluruh operator telekomunikasi di Indonesia untuk mempercepat proses pemulihan jaringan, khususnya di wilayah Aceh yang terdampak bencana. Pengiriman genset tambahan dalam jumlah lebih banyak diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek yang cepat dan efektif.

Namun, Meutya menegaskan bahwa solusi paling ideal adalah ketika aliran listrik di seluruh wilayah terdampak sudah kembali stabil sepenuhnya. Dengan pasokan listrik yang normal dan stabil, sebagian besar BTS yang telah diperbaiki bisa langsung beroperasi penuh dan melayani masyarakat.

Pemerintah berkomitmen memastikan akses komunikasi kembali normal bagi seluruh masyarakat Aceh, terutama di daerah terdampak parah. Upaya koordinasi lintas sektor dan lembaga terus dilakukan demi mempercepat pemulihan infrastruktur komunikasi vital ini.

Jangan lewatkan update berita seputaran  serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari nasional.kompas.com
  • Gambar Kedua dari idntimes.com

Similar Posts