Warga Tutuyan Kaget, Gempa M 3,7 Tiba-Tiba Guncang Wilayah Laut

Bagikan

Aktivitas gempa kembali terjadi di Sulawesi Utara, kali ini dengan kekuatan magnitudo 3,7 yang mengguncang wilayah Tutuyan.

Warga Tutuyan Kaget, Gempa M 3,7 Tiba-Tiba Guncang Wilayah Laut

Guncangan tersebut terjadi pada Senin siang dan sempat dirasakan oleh sebagian warga di sekitar lokasi kejadian. Meski tergolong tidak terlalu besar, getaran gempa tetap membuat masyarakat waspada dan memperhatikan kondisi sekitar. Simak selengkapnya hanya di Investigasi Indo.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Gempa Bumi M 3,7 Guncang Tutuyan

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 3,7 mengguncang wilayah Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara pada Senin (23/3/2026). Guncangan ini terjadi pada siang hari dan sempat dirasakan oleh sebagian warga di sekitar pusat gempa.

Peristiwa ini tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada pukul 11.21 WITA. Aktivitas gempa tersebut langsung masuk dalam sistem pemantauan seismik nasional yang secara aktif memonitor pergerakan lempeng di wilayah Indonesia.

Meski tergolong gempa dengan kekuatan relatif kecil hingga sedang, kejadian ini tetap menjadi perhatian masyarakat. Hal ini karena Sulawesi Utara merupakan salah satu wilayah yang berada di jalur aktif tektonik sehingga rawan terjadi gempa bumi.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Laut Dengan Kedalaman 24 Kilometer

BMKG menjelaskan bahwa pusat gempa berada di wilayah laut, tepatnya sekitar 74 kilometer sebelah timur Tutuyan. Titik episenter gempa berada pada koordinat 0,55 lintang utara dan 125,25 bujur timur.

Gempa ini memiliki kedalaman sekitar 24 kilometer di bawah permukaan laut. Kedalaman tersebut termasuk kategori dangkal hingga menengah, yang umumnya dapat menghasilkan getaran yang cukup terasa di wilayah sekitar pusat gempa.

Namun hingga laporan awal dirilis, belum terdapat informasi mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan. BMKG juga menyebutkan bahwa belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat peristiwa ini.

Baca Juga: Darurat Kriminal! WN Irak Pembunuh Eks Istri Siri Jaktim Diringkus Di Bus

Respons Warga Dan Kondisi

Respons

Sejumlah warga di wilayah Tutuyan dan sekitarnya mengaku sempat merasakan getaran akibat gempa tersebut. Getaran berlangsung singkat, namun cukup membuat sebagian masyarakat terkejut dan meningkatkan kewaspadaan.

Beberapa warga bahkan dilaporkan sempat keluar rumah untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar aman. Hal ini merupakan reaksi spontan yang umum terjadi di daerah yang memiliki riwayat aktivitas seismik. Warga memilih bertahan di luar rumah selama beberapa saat hingga situasi benar-benar dipastikan aman, sambil saling berkomunikasi dengan tetangga untuk mendapatkan kepastian kondisi sekitar.

Meski demikian, situasi di lapangan tetap terkendali. Tidak terjadi kepanikan besar, dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal beberapa saat setelah gempa berlalu. Warga perlahan kembali ke rutinitas masing-masing setelah memastikan kondisi sekitar aman. Aparat setempat juga terus memantau situasi untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan, meskipun hingga saat ini belum ada laporan lanjutan yang mengkhawatirkan.

Imbauan BMKG Dan Upaya Kewaspadaan

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi terkait gempa bumi hanya dikeluarkan melalui kanal resmi BMKG.

Selain itu, masyarakat di wilayah rawan gempa diminta untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan. Pemahaman terhadap langkah mitigasi bencana sangat penting untuk mengurangi risiko jika terjadi gempa dengan kekuatan yang lebih besar di masa mendatang.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan serta menjaga keamanan masyarakat pascagempa. Selain itu, tim di lapangan juga disiagakan untuk merespons cepat jika terjadi perubahan situasi atau gempa susulan, sekaligus memberikan informasi terbaru kepada warga agar tetap waspada namun tidak panik.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari detik.com

Similar Posts