Kasus Air Keras KontraS, Mengapa Kapolri Sampai Bentuk Posko??

Bagikan

Kapolri bentuk posko pengaduan untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras aktivis KontraS, apa motif di balik serangan ini?

Kasus Air Keras KontraS, Mengapa Kapolri Sampai Bentuk Posko??

Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS menghebohkan publik. Langkah terbaru, Kapolri membentuk posko pengaduan khusus untuk memastikan kasus ini diusut tuntas.

Apakah serangan ini murni kriminal biasa, atau ada motif lebih besar yang menyertainya? Dengan posko ini, aparat kepolisian berharap bisa mengungkap siapa dalang di balik aksi keji tersebut. Simak selengkapnya fakta, kronologi, dan tanggapan pihak terkait di Investigasi Indo.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Kapolri Instruksikan Posko Pengaduan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan pembentukan posko pengaduan terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Posko ini dibentuk untuk memfasilitasi masyarakat yang memiliki informasi penting seputar insiden tersebut, sehingga bisa langsung menyampaikan keterangan kepada aparat. (Minggu, 15/3/2026)

Posko pengaduan akan dibuka agar masyarakat yang mengetahui fakta seputar kasus bisa memberikan data dan bukti secara langsung kepada polisi. Langkah ini dianggap penting untuk mempercepat proses penyelidikan, sekaligus mendorong keterlibatan publik dalam pengusutan.

Pembentukan posko menjadi respons langsung terhadap kejadian penyiraman air keras yang memicu perhatian luas di masyarakat. Kapolri berharap informasi yang masuk melalui posko bisa menjadi salah satu kunci pemecahan kasus ini dengan cepat dan tepat.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Perintah Presiden Untuk Usut Tuntas

Kapolri menyampaikan bahwa pembentukan posko ini bukan inisiatif semata, melainkan juga bagian dari perintah langsung Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS. Perintah tersebut disampaikan agar proses hukum berjalan profesional dan transparan.

Menurut Jenderal Sigit, penyelidikan dilakukan dengan pendekatan ilmiah melalui Scientific Crime Investigation, sehingga seluruh informasi yang dikumpulkan akan diproses sesuai kaidah forensik dan investigasi modern. Langkah ini dinilai krusial untuk menemukan pelaku dan motif kejadian secara jelas.

Pernyataan Kapolri itu disampaikan usai meninjau arus mudik di Stasiun Besar Surabaya Gubeng, Jawa Timur. Ia kembali menegaskan keseriusan Polri dalam menangani kasus ini, termasuk dengan membuka saluran informasi kepada masyarakat.

Baca Juga: Terbongkar! Fakta-Fakta Penangkapan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Dalam OTT KPK yang Menghebohkan

Perkembangan Penyelidikan Di Lapangan

 Kasus Air Keras KontraS, Mengapa Kapolri Sampai Bentuk Posko?? 700

Aparat kepolisian dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya terus bekerja di lapangan untuk mengumpulkan bukti dan informasi. Petugas saat ini tengah fokus pada rekontruksi kejadian serta pengumpulan data dari sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Kapolri menyebut bahwa setiap informasi yang diterima akan didalami satu per satu oleh tim penyidik. Pendekatan ini dilakukan agar seluruh fakta tidak hanya terungkap, namun juga bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

Selain itu, perkembangan kasus akan diumumkan secara rutin kepada publik, baik melalui posko pengaduan maupun melalui Humas Polri. Polisi ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa proses penyelidikan berjalan transparan dan akuntabel.

Kronologi Kejadian Penyiraman

Kejadian penyiraman air keras itu menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Insiden terjadi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3) malam.

Andrie mengalami luka bakar serius mencapai 24 persen setelah disiram cairan keras oleh pelaku yang terekam CCTV. Pelaku yang berboncengan sepeda motor itu langsung meninggalkan lokasi setelah melakukan aksi tersebut.

Informasi ini kemudian memicu kecaman luas dari berbagai pihak, juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan aktivis dan pekerja HAM di tengah masyarakat. Kasus ini disebut sebagai tindakan kekerasan yang mengancam kebebasan berbicara dan kebebasan sipil.

Ajakan Kapolri Dan Perlindungan Pelapor

Kapolri mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi apa pun yang berkaitan dengan kasus penyiraman ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan jaminan perlindungan penuh terhadap identitas dan keamanan pemberi informasi.

Hal ini dimaksudkan agar masyarakat merasa aman memberikan laporan tanpa takut akan ancaman atau intimidasi dari pihak manapun. Polisi memastikan kerahasiaan pelapor tetap dijaga ketat.

Dengan pembentukan posko pengaduan dan komitmen penyelidikan yang transparan, diharapkan kasus ini dapat segera diungkap secara tuntas serta memberikan keadilan bagi korban dan keluarga.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari news.detik.com
  • Gambar Kedua dari news.detik.com

Similar Posts