Geger! Air Setinggi 1 Meter Mendadak Rendam Puluhan Rumah Di Ciomas, Warga Panik

Bagikan

Ciomas Bogor mendadak berubah jadi lautan air setelah dua sungai meluap sekaligus, membuat puluhan rumah warga terendam hingga satu meter.

Geger! Air Setinggi 1 Meter Mendadak Rendam Puluhan Rumah Di Ciomas, Warga Panik

Peristiwa ini terjadi secara cepat setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama, sehingga aliran air dari Kali Ciapus dan Kali Cibinong tidak lagi mampu tertampung dan akhirnya meluap ke permukiman warga. Simak selengkapnya hanya di Investigasi Indo.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Ciomas Bogor Dikepung Banjir

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor sejak sore hari memicu bencana banjir di Kecamatan Ciomas, tepatnya di Desa Laladon. Dua sungai sekaligus, yakni Kali Ciapus dan Kali Cibinong, meluap setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu cukup lama. Kondisi ini membuat air dengan cepat masuk ke kawasan permukiman warga dan menyebabkan kepanikan di malam hari.

Banjir yang datang secara tiba-tiba itu merendam puluhan rumah warga dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter. Warga tidak sempat banyak melakukan penyelamatan barang karena air terus naik dalam waktu singkat. Banyak keluarga terpaksa menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi sambil menunggu bantuan datang.

Peristiwa ini menjadi salah satu banjir yang cukup besar di wilayah Ciomas dalam beberapa waktu terakhir. Selain merendam rumah warga, luapan air juga membawa material lumpur yang masuk ke dalam permukiman, sehingga memperparah kondisi setelah air mulai surut.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

πŸ”₯ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
πŸ“² DOWNLOAD SEKARANG

Puluhan Rumah Dan Fasilitas Umum Ikut Terdampak

Data sementara menunjukkan sekitar 30 rumah warga terendam banjir akibat luapan dua sungai tersebut. Sedikitnya 30 kepala keluarga atau sekitar 120 jiwa terdampak langsung oleh peristiwa ini. Tidak hanya rumah tinggal, beberapa fasilitas umum juga ikut terendam, termasuk masjid dan area pemakaman umum (TPU) di sekitar lokasi kejadian.

Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu cukup parah, terutama pada malam hari saat banjir mencapai puncaknya. Beberapa warga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat atau tempat yang lebih aman. Situasi gelap dan air yang cukup tinggi membuat proses evakuasi berjalan tidak mudah.

Warga setempat menyebut banjir seperti ini terjadi karena pertemuan aliran dua sungai yang tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi. Akibatnya, air meluap ke pemukiman yang berada di dataran lebih rendah dan langsung merendam rumah-rumah warga.

Baca Juga:Β MENGEJUTKAN! Forum Komunikasi Rakyat dan Aktivis Anti Rasuah Bersatu Tuntut Keadilan

Warga Panik Saat Air Naik Hingga 1 Meter

Warga Panik Saat Air Naik Hingga 1 MeterΒ 

Kenaikan air yang cukup cepat membuat banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga mereka. Dalam hitungan jam, air sudah masuk ke dalam rumah dan mencapai ketinggian sekitar satu meter. Situasi ini membuat warga panik karena banjir datang bersamaan dengan hujan deras yang belum menunjukkan tanda-tanda reda.

Beberapa warga berusaha menyelamatkan diri sambil membantu anggota keluarga lainnya. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling terdampak dalam situasi tersebut. Banyak barang rumah tangga terendam air, termasuk perabotan dan peralatan elektronik yang tidak sempat dipindahkan.

Meski tidak ada laporan korban jiwa, kepanikan warga cukup tinggi karena kejadian berlangsung pada malam hari. Minimnya penerangan dan arus air yang cukup deras membuat warga harus ekstra hati-hati saat bergerak di sekitar rumah mereka yang terendam.

Penanganan Darurat Dan Kondisi Mulai Surut

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Bersama warga, petugas membantu proses evakuasi serta memantau kondisi aliran air di sekitar sungai yang meluap. Fokus utama adalah memastikan keselamatan warga dan mencegah dampak yang lebih besar.

Setelah beberapa jam, banjir mulai berangsur surut. Air perlahan turun dan sebagian besar rumah mulai bisa diakses kembali oleh pemiliknya. Namun, sisa lumpur yang terbawa banjir masih menutupi sejumlah area, sehingga proses pembersihan harus segera dilakukan agar lingkungan kembali layak dihuni.

Pihak terkait juga mengingatkan bahwa wilayah tersebut masih berpotensi mengalami banjir susulan jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi. Oleh karena itu, warga diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan langkah antisipasi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari detik.com

Similar Posts