Darurat Kriminal! WN Irak Pembunuh Eks Istri Siri Jaktim Diringkus Di Bus

Bagikan

WN Irak pelaku pembunuhan eks istri siri di Jaktim ditangkap dramatis di bus menuju Sumatera, mengakhiri pelarian sang kriminal.

BERITA

Aksi kriminal berakhir dramatis ketika WN Irak, pelaku pembunuhan eks istri siri di Jakarta Timur, berhasil ditangkap di dalam bus yang sedang menuju Sumatera. Penangkapan Investigasi Indo ini menjadi bukti cepatnya respons aparat kepolisian dalam memburu pelaku dan menegakkan hukum, sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kasus kekerasan domestik.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Kronologi Kejadian Pembunuhan

Seorang warga negara Irak berinisial F ditangkap polisi setelah menjadi tersangka pembunuhan eks istri sirinya di Jakarta Timur. Korban berinisial DA (37) ditemukan tewas di sebuah kamar yang terkunci dari dalam di Bambu Apus, Cipayung, Jaktim. Temuan ini memicu penyelidikan intensif oleh aparat penegak hukum.

Peristiwa meninggalnya DA terjadi pada Kamis malam dan baru diketahui pada Sabtu pagi. Korban ditemukan oleh keluarga di dalam kamar, dengan kondisi tubuh yang sudah tidak bernyawa dan darah yang sudah mengering di lokasi kejadian.

Ibu korban awalnya mendatangi rumah pada pukul 03.00 WIB tetapi pintu terkunci dari dalam. Setelah itu, kakak korban membuka pintu sehingga jenazah DA ditemukan di lantai rumah. Polisi kemudian mengamankan lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi tubuh korban, menemukan luka sayatan di leher yang diyakini menjadi penyebab kematian.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Penangkapan Pelaku Di Bus

Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menemukan dan menangkap F saat dia tengah melarikan diri. Penangkapan terjadi saat tersangka berada di dalam bus yang melintas di Jalan Tol Tangerang-Merak KM 68, Banten.

Bus yang ditumpangi F sedang menuju Pulau Sumatera saat polisi menghentikannya dan menangkap pelaku secara langsung. Penangkapan ini merupakan buah dari identifikasi keberadaan pelaku oleh tim Resmob.

Penangkapan terhadap F berlangsung pada hari Sabtu sekitar pukul 12.49 WIB. Tersangka selanjutnya dibawa ke Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. F kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan dan diperiksa secara intensif guna mengungkap motif serta detail kejadian yang lebih dalam.

Baca Juga: Terungkap! Prabowo Pangkas Rp308 Triliun dari Pengeluaran ‘Akal-Akalan’ Korupsi

Motif Dan Penyidikan Polisi

BERITA

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, menjelaskan bahwa pembunuhan ini bermotif konflik hubungan. Korban disebut sempat mengajak F berpisah, tetapi pelaku menolak. Penolakan F terhadap ajakan berpisah inilah yang kemudian diduga memicu tindakan kekerasan yang berujung pada kematian korban di kamarnya sendiri.

Polisi telah menjerat tersangka dengan Pasal 458 subsider Pasal 468 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), sesuai dengan jenis tindak pidana yang dilakukannya. Penyidik terus menggali bukti dan kronologi kejadian, termasuk kemungkinan adanya saksi tambahan atau informasi lain yang mendukung penyelesaian perkara ini.

Reaksi Keluarga Dan Kondisi Saat Ditemukan

Temuan jenazah DA oleh pihak keluarga menunjukkan keterkejutan dan kesedihan mendalam. Saat ditemukan, kondisi rumah terkunci dari dalam, yang sempat membuat keluarga khawatir sebelum akhirnya membuka pintu. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lantai rumah dengan darah yang sudah mengering, menunjukkan bahwa pembunuhan terjadi beberapa jam sebelum ditemukan.

Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi, yang kemudian bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan dan identifikasi pelaku. Reaksi keluarga juga mencerminkan dampak emosional dari kasus ini, yang tidak hanya membawa duka tetapi juga urgensi hukum dalam penanganan perkara kekerasan domestik.

Dampak Hukum Dan Penegakan

Kasus ini menjadi sorotan penegakan hukum terhadap tindak kekerasan kriminal dalam hubungan pribadi, terutama yang berujung pada pembunuhan. Penegakan hukum diharapkan memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan serupa.

Polisi berkomitmen menindak tegas setiap pelanggaran hukum, termasuk kasus-kasus berat seperti pembunuhan, tanpa pengecualian. Hal ini menunjukkan profesionalisme aparat dalam menegakkan supremasi hukum.

Proses hukum terhadap F akan terus berlanjut di pengadilan, di mana bukti dan keterangan saksi akan diuji demi keadilan bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan. Masyarakat dihimbau untuk melaporkan setiap tanda kekerasan dalam hubungan pribadi guna pencegahan tragedi serupa di masa mendatang.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari www.google.com
  • Gambar Kedua dari www.google.com

Similar Posts